Monthly Archives: April 2013

Tentang Berita Besar

Catatan Kuliah Subuh, Sabtu 20 April 2013
Masjid Raya Taman Yasmin – Bogor
Tafsir QS An Naba’ 78: 1-14, pemateri: KH. Hasan Rifai

hari berbangkitSurat An Naba’ terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Ma’arij di Mekkah. Dinamai “An Naba’” (berita besar), diambil dari perkataan An Naba’ yang terdapat pada ayat 2 surat ini. Dinamai juga  “’Amma yatasaa aluun” diambil dari perkataan “’Amma yatasa aluun” yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Terjemah dan tafsir ayat.
1. Tentang apakah mereka saling bertanya?
2. Tentang berita yang besar (hari berbangkit).
3. Yang dalam hal itu mereka berselisih.

Tanggapan manusia terhadap hari berbangkit ada yang mendustakan dan yang membenarkan. Yang mendustakan adalah orang-orang kafir dan yang membenarkan adalah orang-orang beriman. Dengan demikan salah satu pembeda utama antara orang kafir dan beriman adalah keimanan terhadap hari kebangkitan. Iman kepada hari kebangkitan akan memberikan pengaruh tanggung jawab kepada manusia karena harus mempertanggungjawabkan semua perbuatannya di dunia.

Continue reading

Lima Jalan Penting Menuju Husnul Khatimah

Catatan Kuliah Subuh Masjid Raya Taman Yasmin – Bogor
Sabtu 13 April 2013, pemateri: Dr KH Ibdalsyah, MA

 

amalan sebab husnul khatimahKita menginginkan kehidupan akhirat yang baik. Kehidupan akhirat ditentukan oleh bagaimana akhir hidup di dunia, kalau akhir hidup tersebut baik, insya Allah, baik pula kehidupan akhiratnya. Seperti sabda Rasulullah saw: Sesungguhnya amalan itu tergantung akhirnya (HR Bukhari). Akhir kehidupan yang baik disebut husnul khatimah.

Sekurangnya ada lima sebab  yang dapat menjadikan husnul khatimah, yaitu:

 

1. Istiqamah terhadap aqidah dan tauhid
Allah swt berfirman yang artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, “Rabb kami adalah Allah,” kemudian mereka bersikap teguh, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka. “Kalian janganlah takut dan jangan pula berduka, dan bersukacitalah kalian dengan surga yang dahulu dijanjikan kepada kalian.” (QS Fushshilat 41: 30).

Continue reading

Kontributor

1. Ringkasan Kuliah Subuh

Jan : Asroni (AS)
Feb : Akhmad Tefur (AT)
Mar : Budhi Santoso (HBS)
Apr : Rudhi Kurniadi (RK)
Mei : Dedi Suryadi (DS)
Jun : Rachmat Ginanjar (RGN)
Jul : Istiadi (IS)
Agus : Mugiyo Widodo (MW)
Sep : M. Shobirin (MS)
Okt : Iman Rahmat (IR)
Nov : M. Samson (MS)
Des : Zainal Abidin  (ZAH)

2. Artikel Lepas

Jan : Istiadi
Feb : Mugiyo Widodo
Mar : M. Shobirin
Apr : Iman Rahmat
Mei : M. Samson
Jun : Zainal Abidin
Jul : Asroni
Agus : Akhmad Tefur
Sep : Budhi Santoso
Okt : Rudhi Kurniadi
Nov : Dedi Suryadi
Des : Rachmat Ginanjar

Note:
Artikel lepas dapat merupakan tulisan sendiri, atau tulisan orang lain. Jika menggunakan tulisan orang lain, sebutkan sumbernya: nama penulis beserta nama media yang memuatnya. Contoh:
Sumber : Dr. Taufiq Ahsan, www.gpksb.wordpress.com

3. Pengumuman2
M. Shobirin (MS)

4. Liputan Kegiatan PHBI & Pendidikan
Iman Teguh (IT)
Suheri (SH)

 

Tafsir Al Baqarah Ayat Tiga

Ringkasan Kuliah Subuh Sabtu 6 April 2013
Materi: Tafsir QS Al Baqarah ayat 3
Pemateri: KH Abbas Aula, Lc. MHI

Tafsir Al Baqarah

“(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang kami berikan kepada mereka.” (QS Al Baqarah 3)

Ayat ketiga ini menjelaskan ciri-ciri orang bertakwa. Ciri yang pertama adalah beriman kepada yang ghaib. Iman kepada yang ghaib adalah beriman kepada Allah swt, malaikat, kitab, rasul, hari akhir dan qadha/qadar Allah swt. Juga termasuk keimanan kepada yang ghaib adalah beriman kepada sifat dan nama-nama Allah swt Keimanan kepada yang ghaib ini harus merujuk kepada Alquran dan hadits Nabi, karena panca indera kita terbatas dan tidak bisa menjangkaunya kecuali dengan penjelasan Alquran dan hadits Rasulullah saw..

Ciri yang kedua adalah yuqiimuunash sholata (mendirikan sholat). Kenapa Allah swt menggunakan kalimat mendirikan sholat? Kata yuqiimuuna (mendirikan) memerlukan syarat agar sesuatu tersebut bisa berdiri. Mendirikan sholat, tidak cukup secara lahiriah mengerjakan gerakan-gerakan sholat seperti takbir, ruku, sujud, tetapi harus disertai dengan menunaikan syarat-syarat, rukun-rukun, dan ruh sholat (menghadirkan hati dalam sholat). Mendirikan sholat  juga berarti mentadabburi serta menghayati bacaan sholat. Sholat seperti inilah yang dapat mencapai esensi sholat, yaitu mencegah perbuatan keji dan munkar (QS Al Ankabut: 45)

Continue reading

Tips Menjadi Orang Bijak Menurut Al Quran

Materi Kuliah Subuh Masjid Raya Taman Yasmin
Sabtu, 30 Maret 2013
Pemateri : Ust. Ahmadi Usman
Kontributor : HBS

kuliah subuh masjid rayaManusia pada umumnya memiliki sifat yang tidak keluar dari tiga hal karena tiga hal itu Allah Swt telah tanamkan dalam diri setiap manusia dan itu merupakan kelebihannya. Yang pertama al aql, manusia memiliki kelebihan karena memiliki akal. Yang kedua manusia memiliki keutamaan yang disebut al qalbu (hati) dan yang ketiga  manusia memiliki hawa nafsu. Dari tiga hal inilah manusia dianjurkan agar selalu mengarahkan, selalu mengatur, selalu mendidik. Kalau berbicara mengenai pembangunan karakter, maka karakter harus dibangun dari tiga hal tadi. Bagaimana mengendalikan akal, hati dan hawa nafsu. Apabila terjadi ketidakseimbangan maka mungkin akan terjadi ketidakseimbangan dalam kehidupannya. Jika manusia tidak menggunakan akalnya maka akan berakibat kebodohan. Apabila manusia tidak menggunakan hatinya maka ia tidak memiliki keimanan. Dan apabila ia tidak menggunakan hawa nafsu maka ia tidak memiliki keinginan. Jadi antara akal, hati dan hawa nafsu ini selalu berupaya untuk disatukan. Dalam bahasa lain yang sering kita bahas dari Al Qur’an, Allah Swt berfirman bahwa semuanya kembali kepada hati yang menggerakkan pancaindera. Yang tiga tadi disebut wafilatul ilmi wal iman karena masuknya ilmu dan iman dari tiga hal tadi yaitu dari akal, hati dan hawa nafsu.

Continue reading

PAPAN INFORMASI

Saat ini program GPKSB kami sedang bagi-bagi stiker motivasi shalat berjamaah, untuk mobil dan sepeda motor. Bagi yang belum mendapatkan, silakan hubungi Sdr Hamdan selagi persediaan masih ada.

Dalam waktu dekat insya_allah akan diadakan Seminar Shalat Sempurna, tunggu info tanggalnya

Buletin Dakwah Islam Jumat

Komentar Terbaru