Kajian Islam

Kajian Islam di Masjid Raya Taman Yasmin

Qana’ah dan ’Iffah

Ringkasan Kuliah Subuh, 27 April 2013
Judul : Qana’ah dan ’Iffah
Pemateri: KH Dadang Holiyulloh

Dadang HoliyullohQana’ah adalah merasa ridho dan cukup dengan pembagian rizki yang Allah berikan. Sifat qana’ah akan mengendalikan diri seseorang dari keinginan memenuhi hawa nafsu. Dengan sikap qana’ah seorang muslim akan terhindar dari rasa rakus dan serakah ingin menguasai sesuatu yang bukan miliknya. Allah berfirman “Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia Mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)”. (QS Hud: 6)

Seorang muslim yang mempunyai sifat Qana’ah akan selalu berlapang dada, berhati tentram, merasa kaya dan berkecukupan, bebas dari keserakahan, karena pada hakekatnya kekayaan dan kemiskinan terletak pada hati bukan pada harta yang dimilikinya.

“Bukanlah kekayaan itu dari banyaknya harta, akan tetapi kekayaan itu adalah rasa cukup yang ada di dalam hati.” (HR. Al-Bukhari no. 6446 dan Muslim no. 1051 dari Abu Hurairah)

Continue reading

Tentang Berita Besar

Catatan Kuliah Subuh, Sabtu 20 April 2013
Masjid Raya Taman Yasmin – Bogor
Tafsir QS An Naba’ 78: 1-14, pemateri: KH. Hasan Rifai

hari berbangkitSurat An Naba’ terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Ma’arij di Mekkah. Dinamai “An Naba’” (berita besar), diambil dari perkataan An Naba’ yang terdapat pada ayat 2 surat ini. Dinamai juga  “’Amma yatasaa aluun” diambil dari perkataan “’Amma yatasa aluun” yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Terjemah dan tafsir ayat.
1. Tentang apakah mereka saling bertanya?
2. Tentang berita yang besar (hari berbangkit).
3. Yang dalam hal itu mereka berselisih.

Tanggapan manusia terhadap hari berbangkit ada yang mendustakan dan yang membenarkan. Yang mendustakan adalah orang-orang kafir dan yang membenarkan adalah orang-orang beriman. Dengan demikan salah satu pembeda utama antara orang kafir dan beriman adalah keimanan terhadap hari kebangkitan. Iman kepada hari kebangkitan akan memberikan pengaruh tanggung jawab kepada manusia karena harus mempertanggungjawabkan semua perbuatannya di dunia.

Continue reading

Lima Jalan Penting Menuju Husnul Khatimah

Catatan Kuliah Subuh Masjid Raya Taman Yasmin – Bogor
Sabtu 13 April 2013, pemateri: Dr KH Ibdalsyah, MA

 

amalan sebab husnul khatimahKita menginginkan kehidupan akhirat yang baik. Kehidupan akhirat ditentukan oleh bagaimana akhir hidup di dunia, kalau akhir hidup tersebut baik, insya Allah, baik pula kehidupan akhiratnya. Seperti sabda Rasulullah saw: Sesungguhnya amalan itu tergantung akhirnya (HR Bukhari). Akhir kehidupan yang baik disebut husnul khatimah.

Sekurangnya ada lima sebab  yang dapat menjadikan husnul khatimah, yaitu:

 

1. Istiqamah terhadap aqidah dan tauhid
Allah swt berfirman yang artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, “Rabb kami adalah Allah,” kemudian mereka bersikap teguh, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka. “Kalian janganlah takut dan jangan pula berduka, dan bersukacitalah kalian dengan surga yang dahulu dijanjikan kepada kalian.” (QS Fushshilat 41: 30).

Continue reading

Tafsir Al Baqarah Ayat Tiga

Ringkasan Kuliah Subuh Sabtu 6 April 2013
Materi: Tafsir QS Al Baqarah ayat 3
Pemateri: KH Abbas Aula, Lc. MHI

Tafsir Al Baqarah

“(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang kami berikan kepada mereka.” (QS Al Baqarah 3)

Ayat ketiga ini menjelaskan ciri-ciri orang bertakwa. Ciri yang pertama adalah beriman kepada yang ghaib. Iman kepada yang ghaib adalah beriman kepada Allah swt, malaikat, kitab, rasul, hari akhir dan qadha/qadar Allah swt. Juga termasuk keimanan kepada yang ghaib adalah beriman kepada sifat dan nama-nama Allah swt Keimanan kepada yang ghaib ini harus merujuk kepada Alquran dan hadits Nabi, karena panca indera kita terbatas dan tidak bisa menjangkaunya kecuali dengan penjelasan Alquran dan hadits Rasulullah saw..

Ciri yang kedua adalah yuqiimuunash sholata (mendirikan sholat). Kenapa Allah swt menggunakan kalimat mendirikan sholat? Kata yuqiimuuna (mendirikan) memerlukan syarat agar sesuatu tersebut bisa berdiri. Mendirikan sholat, tidak cukup secara lahiriah mengerjakan gerakan-gerakan sholat seperti takbir, ruku, sujud, tetapi harus disertai dengan menunaikan syarat-syarat, rukun-rukun, dan ruh sholat (menghadirkan hati dalam sholat). Mendirikan sholat  juga berarti mentadabburi serta menghayati bacaan sholat. Sholat seperti inilah yang dapat mencapai esensi sholat, yaitu mencegah perbuatan keji dan munkar (QS Al Ankabut: 45)

Continue reading

Tips Menjadi Orang Bijak Menurut Al Quran

Materi Kuliah Subuh Masjid Raya Taman Yasmin
Sabtu, 30 Maret 2013
Pemateri : Ust. Ahmadi Usman
Kontributor : HBS

kuliah subuh masjid rayaManusia pada umumnya memiliki sifat yang tidak keluar dari tiga hal karena tiga hal itu Allah Swt telah tanamkan dalam diri setiap manusia dan itu merupakan kelebihannya. Yang pertama al aql, manusia memiliki kelebihan karena memiliki akal. Yang kedua manusia memiliki keutamaan yang disebut al qalbu (hati) dan yang ketiga  manusia memiliki hawa nafsu. Dari tiga hal inilah manusia dianjurkan agar selalu mengarahkan, selalu mengatur, selalu mendidik. Kalau berbicara mengenai pembangunan karakter, maka karakter harus dibangun dari tiga hal tadi. Bagaimana mengendalikan akal, hati dan hawa nafsu. Apabila terjadi ketidakseimbangan maka mungkin akan terjadi ketidakseimbangan dalam kehidupannya. Jika manusia tidak menggunakan akalnya maka akan berakibat kebodohan. Apabila manusia tidak menggunakan hatinya maka ia tidak memiliki keimanan. Dan apabila ia tidak menggunakan hawa nafsu maka ia tidak memiliki keinginan. Jadi antara akal, hati dan hawa nafsu ini selalu berupaya untuk disatukan. Dalam bahasa lain yang sering kita bahas dari Al Qur’an, Allah Swt berfirman bahwa semuanya kembali kepada hati yang menggerakkan pancaindera. Yang tiga tadi disebut wafilatul ilmi wal iman karena masuknya ilmu dan iman dari tiga hal tadi yaitu dari akal, hati dan hawa nafsu.

Continue reading

7 Rahasia Ibnu Abbas Tentang Bahagia

Materi Kuliah Subuh Masjid Raya Taman Yasmin 
Sabtu, 23 Maret 2013 oleh Ust. Dadang Holiyulloh
Ref. Kitab Riyadu Shalihin

Pada kajian subuh kali ini dibahas tentang zuhud dan keutamaan memiliki harta yang bermanfaat, bernilai  disisi Allah Swt. Allah berfirman dalam surat Al Fathir (s.35) ayat 5 yang artinya:

” Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syetan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.”

Lalu dalam surat Ali Imran ayat 14:
kuliah subuh“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).”

Continue reading

Sudahkah Sampai Kepadamu tentang Kisah Musa?

Catatan Kuliah Subuh Masjid Raya Taman Yasmin – Bogor
Sabtu, 16 Maret 2013
Materi : Tafsir Al Quran, oleh Ust. Hasan Rifai
Kontributor : H. Budhi Santoso

Al Qur’an surat An-Naazi’aah bagian kedua, ayat 15 – 26:
“Hal ataakahadiitsu Muusa” (Sudahkah sampai kepadamu (ya Muhammad) kisah Musa.)

“Idznaa daahu rabbuhuu bil waadilmuqadda si thuwaa” (Tatkala Tuhannya memanggilnya di lembah (wadi) suci ialah Lembah Thuwa;)

“Idzhab ilaa firauuna innahuu thaghaa” (“Pergilah kamu kepada Firaun, sesungguhnya dia telah melampaui batas,)

“Faqul hallaka ilaa antazakaa” (dan katakanlah (kepada Firaun): “Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)”)

“Wa ahdiyaka ilaa rabbika fatakhtsaa” (Dan kamu akan kupimpin ke jalan Tuhanmu (Islam) agar supaya kamu takut kepada-Nya?”)

“Faaraahul aayatalkubraa” (Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar.)

“Fakadzaba wa’ashaa” (Tetapi Firaun mendustakan dan mendurhakai.)

“Tsumma adbarayasaa” (Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).)

“Fakhatsara fanaadaa”( Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.)

“Faqaala ana’ rabbukumul a’laa” ((Seraya) berkata: “Akulah tuhanmu yang paling tinggi”.)

“Faakhadzahullahu nakalal aakhirati wal uula” (Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.”

“Inna fiidzaalika la’ibratallimayyakhtsaa”( Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Tuhannya).)

kuliah subuh kajian islam masjid raya yasminPada bagian pertama surat ini telah dibahas tentang pencabutan nyawa ketika manusia mengakhiri kehidupannya didunia maka Allah memerintahkan kepada malaikat Izrail untuk mencabut nyawanya. Sebagian manusia dicabut nyawanya dengan cara yang sangat kasar dan sebgaian yang lainnya dcabut dengan cara yang lembut. Pada bagian pertama juga dibahas tentang orang-orang yang yakin akan hari akhirat dan orang-orang yang meragukannya. Bagi yang tidak yakin mereka terkejut karena mereka tidak menyangka tulang belulang yang sudah remuk dapat dikembalikan seperti wujud ketika masih hidup didunia. Dan disanalah kita mempertanggungjawabkan apa yang telah kita perbuat didunia.

Continue reading

Cinta Allah dan 6 Jalan Menuju Tauhid Paripurna

Ringkasan Kuliah Subuh
Pemateri : Ust. Ahmadi Usman, MA
Kontributor : H. Budhi Santoso

CINTA ALLAH KEPADA HAMBANYA

Cinta Allah dan TauhidDalam Al Qur’an surat Al Mulk Allah berfirman bahwa Allah mencintai kita, cinta Allah tidak berbatas. Cinta Allah ini salah satunya ditampilkan dalam ayat-ayat qauliyah atau kauniyah. Allah berikan hujan, berikan air,Allah cukupkan oksigen, Allah berikan nikmat dan ketenangan, itu adalah bukti kecintaan Allah kepada hamba-Nya dalam bentuk alam semesta.

Dan Allah Swt bukan saja mengajarkan kita tentang cinta-Nya dengan ayat-ayat qauliyah, namun juga dalam ayat-ayat kauniyah. Jika seseorang mencintai sesuatu, maka ia akan memuliakan sesuatu itu. Allah memerintahkan kepada kita dalam beberapa ayat Al Qur’an dengan sesuatu yang sangat menakjubkan. Ada sejumlah surat yang dimulai dengan kalimat tasbih (misalnya tabaarakalladzi…, sabhikhisma..dll), kalimat yang mensucikan dzat yang sedang disebut namanya yaitu Allah Swt.

Dalam surat Al Mulk ini Allah mengajak hambanya untuk mencintainya dengan kalimat tabarok,dari kalimat barokah yang artinya memiliki nilai tambah. Misalnya seseorang memiliki harta yang berkah maka hartanya itu cukup, tidak perlu banyak atau sedikit yang jelas cukup untuk kebutuhannya. Keberkahan itu penting karena harta banyak yang tidak berkah tidak memenuhi kebutuhan, tapi harta yang halal dan berkah pasti membawa ketenangan bagi pemiliknya. Hanya Allah lah yang mampu memberi keberkahan secara total karena Dialah yang berkuasa atas segala sesuatu dan Dialah yang menciptakan kehidupan dan kematian.

Continue reading

Al Qur’an Sebagai Petunjuk Bagi Orang-orang yang Bertakwa

Catatan kuliah Subuh: Kajian Al Qur’an tafsir Al Karim Ar-Rahman fi Tafsir Kalam Al Manan karangan Syeikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di.

Pemateri  : KH Abbas Aula, Lc, MHI
Kontributor : H. Budhi Santoso

Mari kita bersama-sama mencari ridha Allah SWT dalam kajian tafsir surat Al Baqarah melanjutkan ayat yang telah kita bahas pada pertemuan yang lalu yakni ayat 2 dan 3. Pada pertemuan yang lalu kita telah bahas ayat 2 namun tidak tuntas khususnya berkenaan dengan akhir ayat yakni takwa. Oleh karena itu ayat 3 merupakan lanjutan dari ayat 2 berkenaan dengan orang-orang yang bertakwa.

”Alif Laam Miim. Dzalikal kitaabu la raiibafiihi hudalil muttaqiin. Alladzina yu’minuuna bil ghoiibi wa yuqiimunashshalaata wa mimma razaqnaahum yunfiquun”.

kuliah subuh kajian islam masjid raya yasminAyat 1 sudah kita jelaskan tentang alif laam miim, yang merupakan potongan huruf-huruf yang terletak diawal surat yang tentunya para ahli tafsir menyatakan bahwa Allah lebih mengetahui maknanya, walaupun para ulama ahli mutafsirin mencoba memahaminya dari apa yang tersirat dari potongan huruf-huruf hija’iyah pada awal surat yang merupakan suatu penegasan kepada orang-orang Arab jahiliyah khususnya pada waktu itu bahwa Al Quranul Karim diturunkan dalam bahasa Arab tersusun dari rangkai huruf-huruf hija’iyah yang juga merupakan bahasa mereka. Kemudian Al Quran menantang mereka andaikata benar tuduhan kalian Al Quran ini adalah buatan Muhammad saw maka ciptakanlah satu, sepuluh atau lebih dari itu surat jika kamu orang-orang yang benar. Dan pada kenyatannya sampai hari ini tak ada seorangpun sastrawan Arab yang mampu untuk menggubah satu saja surat pendek semisal surat Al Kautsar atau surat-surat pendek lainnya seperti surat Al Fil.

Continue reading

Jadikan Gerak dan Diammu Bernilai Ibadah!

Catatan kuliah Subuh : Kajian Islam, Hadits Tentang Niat
Sabtu, 23 Feb 2013 di Masjid Raya Taman Yasmin
Pemateri : Ust. Dr. Agus Setiawan, Lc, MA (Doktor ahli hadits)

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan mendapatkan) sesuai dengan niatnya. Barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena urusan dunia yang ingin digapainya atau karena seorang wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya sesuai dengan apa yang diniatkannya tersebut” (HR Bukhari, Muslim).

Continue reading

PAPAN INFORMASI

Saat ini program GPKSB kami sedang bagi-bagi stiker motivasi shalat berjamaah, untuk mobil dan sepeda motor. Bagi yang belum mendapatkan, silakan hubungi Sdr Hamdan selagi persediaan masih ada.

Dalam waktu dekat insya_allah akan diadakan Seminar Shalat Sempurna, tunggu info tanggalnya

Buletin Dakwah Islam Jumat

Komentar Terbaru