Kemenangan bagi Orang-Orang Takwa

Catatan Kuliah Subuh Masjid Raya Taman Yasmin, Bogor
Materi : Tafsir Al-Quran Ibnu Katsir
Surat An Nabaa Ayat 31 – 40
Nara sumber : Ust H. Hasan Rifai
Sabtu, 8 Juni 2013
Kontributor : RGN

Ini bagian ke-3 dari surat An Nabaa, Menceritakan bagian dari orang-orang yang bertakwa

Kuliah subuh kajian tafsir

QS An Nabaa Ayat 31 – 40:
31. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan/keberuntungan
Kebahagian di akhirat adalah kenikmatan yang tidak ada putus-putusnya, kebahagiaan yang tidak ada celanya / kurangnya. Kebahagiaan di dunia selalu terputus, misalnya seseorang yang baru lulus kuliahnya akan bahagia sementara, setelah itu harus berfikir untuk bekerja dimana. Mafaazaa berarti keberuntungan yang sangat besar bagi orang yang bertakwa. Kebahagiaan yang luar biasa, Mumtaz , adalah terhindar dari siksa api neraka

32. (yaitu) kebun-kebun (kurma) dan buah anggur
Kebun kurma adalah gambaran yang menunjukan dengan sedikit usaha pemeliharaan, tiap tahun didapatkan hasil (banyak), tidak perlu juga penanganan paska panennya.

33. dan gadis-gadis remaja yang sebaya
Di surga orang yang bertakwa akan mendapatkan pasangan gadis-gadis muda yang sebaya.

34. dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
Minuman yang beraneka macam yang halal

35. Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula perkataan) dusta.
Tidak ada perkataan yang sia-sia di dalamnya yang tidak ada manfaatnya, tidak ada juga kebohongan. Surga adalah Daarussalaam yaitu negri yang penuh ketentraman dan yang di dalamnya menyelamatkan.

36. Sebagai balasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak,
Yakni balasan Allah, sebuah pemberian yang utama yang sangat bermutu penuh dengan kebaikan dan rahmat.
37. Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.

Allah memberikan Rahman di dunia ini untuk seluruh makhluk baik yang taat kepadaNya maupun yang durhaka. Tetapi sifat Rahim, cinta Allah hanya kepada orang yang beriman, orang yang mencintai Allah. Perbandingan cinta Allah berbanding lurus dengan cinta kita kepada Allah SWT. Hadist Nabi  “ Barang siapa datang kepada Allah dengan berjalan maka Allah akan menghampirinya dengan berlari…”

Tak ada yang sanggup memulai bicara dengan Allah, kecuali Allah mengijinkannya.
Keridhaan Allah berupa dimasukkan kedalam Surga, hal yang lebih tinggi lagi Menatap Allah dan puncaknya adalah Diajak Bicara oleh Allah SWT.

38. Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.

“Ruh” pada ayat tersebut di atas dapat ditafsirkan :
• Arwahnya Bani Adam
• Bani Adam
• Setiap makhluk selain malaikat
• Jibril
• Al Quran

Tak bicara kecuali atas ijin Allah. Kalaupun bicara, mereka bicara yang benar. Kalimat yang benar/hak adalah “Laa ilaaha illaAllah” artinya kalimat yang diucapkan adalah yang tidak menyekutukan Allah.

39. Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
Hari Keputusan menentukan apakah seseorang sebagai ahli surga atau ahli neraka. Yaumul Jaza, hari mendapat pembalasan dan hari itu adalah hari yang pasti terjadi.

Jalan menuju hidayah kepada Allah adalah pilihan yaitu barang siapa yang menghendaki kembali ke jalan Allah. Jalan kepada Allah hanya satu jalan, satu-satunya jalan yang selamat.
40. Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: “Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah”.
Hari kiamat itu akan datang setiap saat . Kematian adalah salah satu kiamat sugro yang setiap saat akan tiba. Rekaman perjalanan hidup kita akan diperlihatkan kepada kita, yang baik maupun yang buruk pada hari kiamat. Kita dianjurkan untuk tidak membuka aib orang lain agar aib kita dikhirat dapat tertutupi. Sebagimana hadist nabi :

“Barang siapa menutup aib saudaranya yang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di hari kiamat”. Pada hari tersebut orang kafir berkata alangkah baiknya dahulu menjadi tanah. Itulah penyesalan yang tidak berguna sama sekali.

 

Silakan share dan like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

PAPAN INFORMASI

Saat ini program GPKSB kami sedang bagi-bagi stiker motivasi shalat berjamaah, untuk mobil dan sepeda motor. Bagi yang belum mendapatkan, silakan hubungi Sdr Hamdan selagi persediaan masih ada.

Dalam waktu dekat insya_allah akan diadakan Seminar Shalat Sempurna, tunggu info tanggalnya

Buletin Dakwah Islam Jumat

Komentar Terbaru