Hati-Hati dengan Penyebab Suul Khatimah!

Catatan Kuliah Subuh Masjid Raya Taman Yasmin – Bogor
Pemateri : Dr. Ibdalsyah, MA
Kontributor : DS

Cinta Allah dan TauhidAda beberapa penyebab yang menjadikan manusia meninggal dalam keadaan buruk (suul khatimah), di antaranya adalah karena masalah aqidah. Karena itu, kita harus menghindari perbuatan-perbuatan yang dapat merusak aqidah kita.

Aqidah, Iman dan Tauhid
Istilah akidah, iman dan tauhid pada dasarnya serupa. Ketiga istilah ini adalah tentang keimanan menuju Allah yang satu. Seperti kita tahu bahwa orang yang beriman sering disebut dalam Alquran dengan “Yaa ayyuhalladziina aamanuu” yang berarti hai orang-orang yang beriman.

Tauhid adalah meng-Esakan Allah. Hal ini tercantum dalam surat Al- Ikhlas. Ikhlas itu artinya jernih, bersih tidak bercampur dengan muatan syrik. Dalam surat Al Ikhlas disebutkan bahwa Allah itu ahad/esa, Allah tempat meminta. Maka orang yang beriman pasti yang teringat adalah Allah, bukan yang lain, jika menghadapi kesulitan atau sedang sakit.

Sebagai contoh, apabila kita sebagai manusia lebih mempercayai atau mengkultuskan seseorang misalnya seorang guru, di mana pada saat kita mengalami kesulitan hidup, maka yang teringat oleh kita adalah guru kita. Kemudian kita memohon untuk memperbaiki kesulitan tersebut. Maka bisa dikatakan bahwa guru itu dipercayai oleh kita melebihi Allah. Ini adalah suatu perbuatan yang menyebabkan kemurnian aqidah kita terganggu.

Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita apabila kita mendapat kesulitan dengan cara menyebut Allah dengan membaca kalimat yang tidak rumit, Yaa hayyu yaa qoyyuum birohmatika astaghis.

Wahai Allah yang Maha Hidup dan Maha Kuat tidak mebutuhkan yang lain, tidak membutuhkan makhluknya dan dengan rahmatMu aku memohon pertolongan.

Ini salah satu bentuk ketauhidan kita, tidak menduakan Allah.

Hal ini sesuai dengan pesan Nabi, “Idza sa’alta fas’alillah” yang berarti : jika engkau meminta maka mintalah kepada Allah. Juga sesuai dengan Al Quran dalam surat Al Baqarah 186 “wa idzaa sa-alaka ibadii annii, fainni qoriib, ujiibu da’wata dai idzaa da;aani..” Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Silakan share dan like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

PAPAN INFORMASI

Saat ini program GPKSB kami sedang bagi-bagi stiker motivasi shalat berjamaah, untuk mobil dan sepeda motor. Bagi yang belum mendapatkan, silakan hubungi Sdr Hamdan selagi persediaan masih ada.

Dalam waktu dekat insya_allah akan diadakan Seminar Shalat Sempurna, tunggu info tanggalnya

Buletin Dakwah Islam Jumat

Komentar Terbaru